Gelaran pameran alutsista TNI yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) pada tanggal 21 hingga 22 September 2024 sukses menarik perhatian ratusan ribu pengunjung dari berbagai penjuru. Dalam pameran alutsista yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI ini, berbagai jenis peralatan militer dari matra darat, laut, dan udara dipamerkan. Namun, daya tarik utama yang paling mencuri perhatian dan menjadi magnet bagi pengunjung adalah keberadaan tank-tank gagah milik TNI Angkatan Darat (AD). Antrean panjang terlihat di sekitar area pameran alutsista yang menampilkan kendaraan tempur lapis baja ini.
Sejak hari pertama pameran dibuka untuk umum, area yang menampilkan tank-tank selalu dipadati pengunjung. Anak-anak tampak antusias melihat dari dekat kendaraan tempur yang biasanya hanya mereka lihat di televisi atau film. Orang dewasa pun tak kalah semangat untuk mengabadikan momen langka ini dengan berfoto di samping atau bahkan di atas tank Leopard 2A4 dan tank amfibi BMP-3F. Pemandangan ini menunjukkan betapa besarnya rasa ingin tahu dan kebanggaan masyarakat terhadap alutsista yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia.
Menurut keterangan dari salah satu petugas TNI AD yang berjaga di lokasi pameran alutsista, antusiasme masyarakat terhadap tank memang sangat tinggi. “Sejak pagi dibuka, area tank ini tidak pernah sepi pengunjung. Mereka rela antre demi bisa berfoto dan melihat lebih dekat kendaraan tempur ini,” ujarnya pada hari Sabtu, 21 September 2024, sekitar pukul 14.00 WIB di area Monas. Kehadiran tank dalam pameran alutsista kali ini seolah menjadi simbol kekuatan dan kemajuan TNI, sekaligus menjadi sarana edukasi yang efektif bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Selain tank, pameran alutsista ini juga menampilkan berbagai jenis peralatan militer lainnya, seperti kendaraan taktis, artileri, rudal, pesawat terbang, dan kapal perang. Namun, interaksi paling intens dan antusias terlihat di area tank. Banyak pengunjung yang bertanya kepada petugas mengenai spesifikasi teknis tank, sejarah penggunaannya, dan bagaimana kendaraan tempur ini berperan dalam menjaga kedaulatan negara. Momen ini menjadi jembatan komunikasi yang baik antara TNI dan masyarakat sipil, di mana rasa bangga dan apresiasi terhadap TNI semakin tumbuh.
Kesuksesan pameran alutsista TNI di Monas, dengan tank sebagai salah satu daya tarik utamanya, menunjukkan betapa pentingnya kegiatan semacam ini dalam mendekatkan TNI dengan masyarakat. Antusiasme pengunjung yang rela berdesakan dan mengantre panjang untuk melihat langsung alutsista, terutama tank, menjadi bukti nyata dukungan dan rasa ingin tahu masyarakat terhadap kekuatan pertahanan negara. Diharapkan, kegiatan pameran alutsista dapat terus diadakan secara berkala untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
